Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Proses pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wajo kian memanas. H. Mustafa digadang-gadang menjadi kandidat terkuat dengan dukungan mayoritas dari berbagai pihak. Kamis 6/2/2025.

Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, publik menyoroti pentingnya kepemimpinan baru di KONI Wajo.Panitia pemilihan diminta untuk menjalankan tugasnya secara transparan dan akuntabel. Hal ini demi memastikan proses yang bersih dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar berkompeten.

Sejumlah pihak menegaskan agar pemilihan berjalan tanpa intervensi. Mereka menginginkan sosok yang bisa membawa olahraga Wajo ke tingkat yang lebih tinggi.

Salah satunya, Syarifuddin, pemerhati olahraga, menekankan pentingnya integritas dalam pemilihan.

“Pemilihan harus adil dan jujur. Jangan ada permainan di balik layar. Ini demi masa depan olahraga Wajo,” ujarnya.

Syarifuddin juga berharap panitia bersikap profesional. Jika ada tekanan dari pihak tertentu, mereka harus berani menolaknya. Bahkan, ia menegaskan agar mereka yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik lebih baik mundur.

“Jangan sampai ada kepentingan yang mencederai proses ini. Jika tidak sanggup, lebih baik mundur daripada merusak kredibilitas pemilihan,” tegasnya.

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama. Proses yang bersih akan menumbuhkan kepercayaan dan memastikan pemimpin yang terpilih benar-benar layak.

“Panitia harus memastikan semua tahapan, dari pendaftaran hingga pemilihan, terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, olahraga Wajo bisa berkembang lebih baik,” tambahnya.

Ia juga menyoroti fenomena atlet Wajo yang memilih membela daerah lain. Menurutnya, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Banyak atlet kita yang hijrah ke Kabupaten lain, karna kurangnya perhatian/pembinaan, Semoga dengan kepemimpinan baru, mereka bisa kembali dan membawa nama Wajo ke tingkat lebih tinggi,” pungkasnya. (*)