Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Suasana penuh kebahagiaan sekaligus haru menyelimuti Lapangan Rutan Kelas IIB Sengkang pada Senin malam (15/6) saat digelarnya acara penutupan Program Magang Batch III.

Kegiatan yang menjadi puncak dari rangkaian program magang tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan.

Setelah itu, suasana langsung semarak melalui penampilan band dan tari Bollywood dari peserta magang yang tampil memukau dengan balutan busana khas India.

Tidak hanya peserta magang, warga binaan juga turut menunjukkan bakat dan kreativitas mereka melalui penampilan musikalisasi puisi oleh anggota Pramuka warga binaan.Penampilan tersebut menyampaikan pesan-pesan kehidupan yang menyentuh.

Memasuki sesi berikutnya, perwakilan peserta magang, perwakilan pegawai, dan mentor menyampaikan berbagai cerita, pesan, pengalaman, dan kesan.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan penghargaan kepada peserta magang inspiratif yang dinilai menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan kontribusi positif selama program berlangsung.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan senam kreasi dari warga binaan Blok Wanita yang menghidupkan suasana acara.

Menjelang penutupan, seluruh hadirin diajak mengenang perjalanan Program Magang Batch III melalui pemutaran film dokumenter yang menampilkan berbagai aktivitas, proses pembelajaran, hingga momen kebersamaan yang telah dilalui selama program berlangsung.

Tayangan tersebut mengundang senyum, tawa, sekaligus rasa haru dari para peserta yang kembali mengingat setiap kenangan yang telah tercipta di Rutan Sengkang.

Kepala Rutan Sengkang kemudian memberikan sambutan sekaligus menutup secara resmi Program Magang Batch III.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta magang mentor dan pegawai yang telah bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang positif dan penuh makna.

“Kami berharap seluruh peserta dapat membawa pengalaman berharga ini sebagai bekal dalam menapaki masa depan,” ujar Oki Setiawan.

Sebagai persembahan terakhir, seluruh peserta magang tampil bersama dalam sebuah penampilan penutup yang diikuti juga oleh jajaran Rutan Sengkang dan Dharma Wanita.

Namun, momen yang paling membekas terjadi saat acara benar-benar berakhir. Satu per satu pegawai dan dharma wanita menghampiri mereka untuk memberikan salam, pelukan, dan ucapan terima kasih. Tangis haru pun pecah di berbagai sudut lapangan.

Malam itu bukan sekadar penutupan sebuah program. Lebih dari itu, malam tersebut menjadi bukti bahwa di balik tembok Rutan Sengkang telah tumbuh hubungan kekeluargaan yang tulus, saling menghargai, dan penuh makna.(*)