Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Memasuki hari keenam pelatihan servis AC, 16 Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sengkang mulai menerapkan materi yang telah dipelajari melalui praktik langsung bersama teknisi BLK Kabupaten Wajo.
Dalam praktik kali ini, peserta belajar instalasi pipa AC, mulai dari mengukur dan memotong pipa tembaga, melakukan proses flaring, hingga mempraktikkan penyambungan pipa refrigeran.
Praktik langsung membuat proses belajar lebih aktif. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mencoba menggunakan peralatan dan mengerjakan setiap tahapan secara langsung.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Sengkang, Fizar Mandara, mengatakan praktik menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman nyata kepada Warga Binaan.
“Melalui praktik langsung, Warga Binaan dapat lebih memahami materi sekaligus mendapatkan pengalaman menggunakan peralatan. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka,” ujar Fizar.
Kepala Rutan Sengkang, Oki Setiawan, mengapresiasi pendampingan BLK Kabupaten Wajo dalam pelaksanaan pelatihan.
- DLH Wajo Luruskan Soal Retribusi Sampah: Untuk Biaya Angkut, Bukan Bersihkan Halaman Rumah Warga
- Pemkab Wajo Sabet Juara III Jamsostek Award 2026 Provinsi Sulsel
- Tindaklanjuti Keluhan Warga Attakae, PLN ULP Sengkang Temui LIRA Wajo Beri Penjelasan Terbuka
- Karutan Sengkang Hadiri Orientasi Pelatihan Vokasi Nasional, Perkuat Pembinaan Keterampilan Warga Binaan
“Kami ingin pelatihan ini tidak berhenti pada teori. Warga Binaan perlu mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan secara langsung agar dapat mengembangkannya setelah kembali ke masyarakat,” ujar Oki.
Pelatihan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Rutan Sengkang, dengan memberikan keterampilan nyata yang dapat dipelajari, dipraktikkan, dan dikembangkan sebagai bekal masa depan.(*)








