Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Polsek Urban Pitumpanua mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, khususnya di kawasan Pelabuhan Ferry Bangsalae, Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Minggu (22/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Preemtif dari fungsi Samapta melaksanakan pengamanan terbuka di sejumlah pos pengawasan, sekaligus memantau arus penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang menuju Tobaku, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat tiga kapal ferry yang diberangkatkan pada Senin (23/3/2026). KMP Merak berangkat pukul 09.10 Wita dengan 154 penumpang, disertai 37 unit kendaraan roda empat dan 33 unit roda dua. Selanjutnya, KMP Camelia berangkat pukul 11.30 Wita mengangkut 177 penumpang, 37 unit kendaraan roda empat, dan 37 unit roda dua. Sementara itu, KMP New Rose bertolak pukul 14.20 Wita dengan 124 penumpang, dua unit kendaraan roda enam, 37 unit roda empat, dan 31 unit roda dua.
Selain itu, arus penumpang menggunakan kapal fiber juga terpantau cukup ramai, dengan jumlah 171 orang dari Tobaku menuju Siwa, serta 134 orang dari Siwa ke Tobaku.
Pada saat yang sama, Satgas Preventif turut melaksanakan kegiatan yustisi terhadap penumpang, baik yang berangkat maupun yang tiba di pelabuhan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap aturan serta menjaga keamanan selama aktivitas penyeberangan berlangsung.

Kapolsek Urban Pitumpanua, AKP Andi Suhidin, mengatakan bahwa kegiatan KRYD merupakan upaya berkelanjutan dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di titik-titik keramaian.
- Gema Shalawat dan Telur Hias, Maulid Nabi di Rutan Sengkang Penuh Sukacita
- Rutan Sengkang Heningkan Cipta untuk Tiga ASN Jayawijaya
- DLH Wajo Ciptakan Digester Biogas Portable, Kotoran Sapi Jadi Energi Masak
- Harga Bensin Eceran Melambung di Tengah Antrean Panjang SPBU Wajo, 1 Botol Air Mineral Besar Kisaran Rp 24.000
“Kami terus meningkatkan pengawasan dan kehadiran personel di lapangan, terutama di pelabuhan yang menjadi akses vital mobilitas masyarakat. Ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun pelanggaran hukum,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama melakukan perjalanan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi kegiatan turut dilakukan sebagai bahan evaluasi dan laporan internal kepolisian.(*)








