Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Suasana penuh kegembiraan dan sukacita menyelimuti Masjid Al-Mardiyah Rutan Kelas IIB Sengkang, Senin (14/9/2026).
Bukan sekadar peringatan hari besar keagamaan, Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 H/2026 M menjadi momentum bagi warga binaan untuk mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, serta ceramah agama.

Mengusung tema “Menapaki Jejak Rasulullah SAW: Berakhlak dalam Sikap, Berintegritas dalam Amanah, Peduli dalam Pengabdian”, peringatan Maulid diikuti dengan penuh antusias oleh pegawai, peserta magang, dan warga binaan Rutan Sengkang.
Kemeriahan terasa sejak pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh warga binaan, kemudian dilanjutkan dengan lantunan shalawat dan persembahan Jeruji Akustik.
Di tengah rangkaian acara, Kepala Rutan Sengkang, Oki Setiawan, mengingatkan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Karutan mengajak warga binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani proses pembinaan, dengan membangun akhlak yang baik.
- Rutan Sengkang Heningkan Cipta untuk Tiga ASN Jayawijaya
- DLH Wajo Ciptakan Digester Biogas Portable, Kotoran Sapi Jadi Energi Masak
- Harga Bensin Eceran Melambung di Tengah Antrean Panjang SPBU Wajo, 1 Botol Air Mineral Besar Kisaran Rp 24.000
- Perkuat Kesiapsiagaan Pengamanan, Oki Setiawan Pimpin Pengecekan dan Perawatan Senjata

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui hikmah Maulid yang disampaikan Ust. H. Asmar, S.HI., S.Sos., MM., MA. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan, khususnya dalam membangun akhlak dan memperbaiki diri.
Usai ceramah agama, suasana yang sebelumnya khidmat berubah menjadi penuh keceriaan. Warga binaan rebutan telur hias yang telah disiapkan panitia. Telur-telur yang dihias dengan berbagai ornamen tersebut digantung di sejumlah tempat, mulai dari atap selasar, pohon pisang, hingga area Masjid Rutan.
Sorak dan tawa warga binaan pun pecah ketika mereka berusaha mendapatkan telur hias. Momen sederhana tersebut menjadi penutup yang penuh sukacita, sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dan kekeluargaan dalam peringatan Maulid Nabi di Rutan Sengkang.(*)








