Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Ramadan menjadi momentum pembinaan spiritual bagi warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sengkang. Kamis (5/3), puluhan warga binaan mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan dengan materi pengurusan jenazah di Masjid Al-Mardhiyah Rutan Sengkang.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.30 WITA ini menghadirkan penyuluh agama dari Kabupaten Wajo sebagai pemateri. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan hingga menguburkan jenazah sesuai syariat Islam.

Tidak hanya mendengarkan ceramah, warga binaan juga diajak belajar melalui praktik langsung menggunakan alat peraga. Suasana pun terasa interaktif ketika para peserta aktif bertanya dan mencoba memahami setiap tahapan pengurusan jenazah yang termasuk dalam ilmu fardu kifayah.

Petugas Rutan bersama peserta magang turut mendampingi jalannya kegiatan sehingga proses pembelajaran berlangsung tertib dan penuh semangat.

Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, diharapkan warga binaan tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga memiliki bekal ilmu yang bermanfaat serta menumbuhkan nilai religius dan kepedulian sosial ketika kembali ke tengah masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Oki Setiawan, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.

Menurutnya, kegiatan seperti Pesantren Ramadan diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan serta memberikan bekal pengetahuan agama yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.(*)