Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Setelah mengajak seluruh staf Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo untuk mengadakan ember biopori guna mengolah sampah makanan dan sampah dapur di rumah masing-masing, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B, kembali mendorong gerakan tersebut hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Selasa 8/9/2026
Kadis DLH Wajo mengundang Camat Tempe dan Camat Pitumpanua untuk duduk bersama dalam rangka mengajak dan membangun komitmen penerapan ember biopori di rumah masing-masing, kemudian dilanjutkan di rumah seluruh staf kecamatan, lurah bersama stafnya, hingga kepala desa bersama stafnya.

Tujuannya adalah menjadikan jajaran pemerintah sebagai contoh nyata bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya. Gerakan ini diharapkan dapat mengurangi sampah makanan dan sampah dapur yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, sekaligus mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Lebih dari itu, gerakan ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang dimulai dari diri sendiri, dari rumah sendiri, kemudian mengajak keluarga, lingkungan kerja, kelurahan dan desa hingga masyarakat luas.
- Harga Bensin Eceran Melambung di Tengah Antrean Panjang SPBU Wajo, 1 Botol Air Mineral Besar Kisaran Rp 24.000
- Perkuat Kesiapsiagaan Pengamanan, Oki Setiawan Pimpin Pengecekan dan Perawatan Senjata
- Retribusi Parkir Wajo Jadi Sorotan, Komisi III Minta Dishub Benahi Tata Kelola dan Transparansi
- Tak Ada Kata Berhenti, Kapolsek Urban Pitumpanua Aktif Bersilaturahmi dan Sosialisasikan Harkamtibmas serta Bahaya Kebakaran
“Sebelum kita mengajak masyarakat untuk mengelola sampah, kita harus terlebih dahulu memberikan contoh. Kita mulai dari rumah kita sendiri. Kalau aparatur pemerintah bergerak, insyaallah masyarakat akan ikut bergerak,” ujar Kadis DLH Wajo, Andi Fakhrul Rijal B.(*)








