Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Badan Narkotika (BNK) Wajo terus bergerak aktif membentengi generasi muda dari bahaya narkoba.Kali ini, BNK Wajo menggelar sosialisai dan Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaraan Gelap Narkotika (P4GN). yang dilaksanakan di UPTD SMPN 2 Tempe.

Kegiatan ini di pandu oleh Hj.Nurlaela.M.S.i.

Acara di hadiri dan dibuka oleh Ketua TIM PENGGERAK PKK Kabupaten Wajo, Hj.Fatmawati A.Rosman bersama dengan Jajarannya(Pokja I).

*Terima kasih atas undangannya kepada kami, berharap para siswa jangan pernah coba-coba untuk memakai narkoba, karna hal itu akan merusak tubuh, cara berfikir serta masa depan mu, tetaplah menjadi anak yang sehat tanpa narkoba sehingga mampu mengukir prestasi gemilang”ucap Fatmawati.

A.Sumange Alam dari Dinas kesehatan menyampaikan bahwa narkoba sekarang sudah ada dimana-mana, menyentuh generasi muda. Peranan orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak disekitar lingkungannya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Wajo Iptu Hasrul mengulas sisi penegakan hukum, sanksi bagi penyalahguna, serta modus-modus baru peredaran narkoba yang kerap mengincar anak sekolah.

Tim BNK Wajo Kompol Suardi KS, melengkapinya dengan edukasi psikologis dan strategi membentengi diri dari tekanan teman sebaya. Berani mengatakan TIDAK pada NARKOBA.Sesua Tema acara ” Membangun Generasi SEHAT, CERDAS, KUAT, dan BERSINAR (Bersih Narkoba) MENUJU INDONESIA EMAS 2045 “.

Kepala UPTD SMPN 2 Tempe, Muh.Adry Lantong, M.S.i dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran seluruh pihak yang peduli terhadap masa depan anak didiknya. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah konkret menciptatakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat.

“Kami sangat berterima kasih kepada BNK Wajo, Dinas Kesehatan, dan Polres Wajo ataa edukasi yang luar biasa ini. Anak usia SMP sangat rentan terhadap pengaruh luar. Kehadiran para Narasumber hari ini menjadi perisai kokoh agar siswa kami berani menolak narkoba,”pungkas Adry Lantong.

Rangkaian penyuluhan berlangsung interatif melalui penayangan video edukatif, pemaparan contoh kasus, sesi diskusi, dan penyerahan buku hasil karya siswa dengan judul SATU KATA serta penandatanganan Petisi KOMITMEN BERSAMA MENCEGAH NARKOBA.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan deklarasi seluruh siswa untuk memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi emas Kabupaten Wajo.(*)

Massikola Jolo, Majjama Jolo, Nappa Botting.