Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Pemangku adat dan tokoh adat kerajaan serta seluruh peserta arisan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh khidmat dan kental akan nuansa budaya setempat. Acara keagamaan (Maulid), arisan yang dipadukan dengan tradisi leluhur ini, dalam rangka memperkuat silaturahmi sekaligus melestarikan nilai- nilai luhur keislaman.Selasa, 25/8/2026.

Peringatan Maulid Nabi kali ini menyatukan dua rumpun keluarga yaitu, Rumpun keluarga Besar MATRA (Masyarakat Adat Nusantara), dan rumpun keluarga besar Ishaka Manggabarani Karaeng Mangeppe Jenerala ri Bone, Aruang Matoa Wajo ke-43.

YM.Datu A.Mulyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa hubungan keluarga ini selalu tetap menjaga silaturahmi, jangan terpancing dengan hal negatif yang dapat merusak hubungan kekerabatan.

Selanjutnya, H.A.Sederhana Ketua DPD MATRA, menyampaikan bahwa di momentum peringatan Maulid Nabi ini mengharapkan pembentukan kelompok arisan menjadi ajang persatuan dari berbagai komponen masyarakat. Keanggotaan MATRA tidak hanya mencakup dari keturunan bangsawan, akan tetapi masyarakat awam (non bangsawan) pun dapat turut bergabung.

“Saya berharap MATRA semakin besar dan semakin kuat ikatan kekeluargaannya, jangan ada perbedaan, jangan melakukan perbuatan atau tindakan yang bertentangan dengan peraturan hukum perundang-undangan serta adat istiadat kita,”ucap A.Sederhana.

Pembukaan acara Maulid oleh MC A.Sulbiah, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an Asri,.S.Ag.

Ustaz Mansur Maju dalam ceramahnya menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah seperti kejujuran (shiddiq), kepercayaan (amanah), menyampaikan (tabligh), dan kecerdasan (fhatonah). Teladan tersebut dinilai sangat relevan untuk merawat kebersamaan, memperkuat silaturahmi antar sesama, serta membangun peradaban bangsa yang berakhlak mulia.

“Hadirkan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari kita, selalu mengingat, menyebut namanya dengan bersholawat kepadanya,” pungkas ustaz Mansur Maju.

Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Wisma APADA, di jalan A.Parenrengi, Kelurahan Tempe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo Sulsel.

Peringatan Maulid Nabi ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kedamaian umat manusia, serta harapan agar kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat luas.(*)