Wajo Sulsel Okeindonesia.online-Suasana berbeda tampak di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Sengkang pada Selasa, 26 Mei 2026.

Hamparan tanaman gambas yang tumbuh subur menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berbicara tentang kedisiplinan, tetapi juga tentang harapan, keterampilan, dan masa depan.

Panen gambas kali ini dipimpin langsung oleh Karutan Sengkang, Oki Setiawan, bersama jajaran pegawai. Menariknya, proses budidaya hingga panen melibatkan peserta magang bidang pertanian serta warga binaan yang selama ini aktif mengelola lahan SAE.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bagaimana Rutan Sengkang menghadirkan pembinaan yang produktif dan humanis. Tidak sekadar menjalani masa pidana, warga binaan juga diberikan kesempatan belajar bercocok tanam, bekerja sama, hingga memahami proses produksi pangan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat nantinya.

Karutan Sengkang, Oki Setiawan, menyampaikan bahwa program SAE bukan hanya sarana pembinaan, tetapi juga wadah membangun mental kerja, kemandirian, dan rasa percaya diri warga binaan.

“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan Sengkang berjalan produktif dan memberi manfaat nyata,” ujar Oki Setiawan.

“Hasil panen gambas tersebut nantinya akan dibagikan kepada pegawai untuk dikonsumsi bersama,” jelasnya.

Langkah ini menjadi bentuk pemanfaatan hasil pembinaan yang berkelanjutan sekaligus memperlihatkan bahwa lahan SAE mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

Di balik tembok rutan, tumbuh cerita yang mungkin tak banyak orang bayangkan. Dari lahan sederhana, dapat melahirkan harapan baru bagi masa depan warga binaan.(*)