Wajo Sulsel Okeindonesia.online- Kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Wajo memanas setelah insiden perusakan atribut kampanye milik pasangan calon (Paslon) PAMMASE. Umbul-umbul milik pasangan calon yang diusung oleh PAMMASE dilaporkan dirobek oleh oknum yang diduga berasal dari kubu Paslon sebelah.Kamis, 12/9/2024.
Kejadian ini terjadi pada Rabu malam (11/9) di beberapa titik strategis kampanye di Kecamatan Tempe Sengkang tepatnya di Padduppa. Para saksi mata melaporkan adanya tindakan perusakan terhadap atribut kampanye yang secara jelas merugikan Paslon PAMMASE, yang merupakan salah satu kontestan terkuat dalam Pilkada tahun ini.
“Kami sangat menyayangkan tindakan tidak terpuji ini. Kampanye harus dilaksanakan secara damai, demokratis, dan menjunjung tinggi sportivitas. Perusakan seperti ini tidak hanya merugikan kami, tetapi juga merusak nilai-nilai demokrasi yang kita junjung tinggi,” kata juru bicara tim kampanye Paslon PAMMASE Baso Makkasau dalam pernyataannya kepada media.
Pihak PAMMASE telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan mendesak agar investigasi segera dilakukan. Mereka berharap pelaku tindakan ini dapat segera diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, tim kampanye Paslon sebelah belum dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan resmi terkait masalah tersebut. Namun, masyarakat berharap agar persaingan dalam Pilkada tetap berlangsung secara damai dan menghargai aturan yang ada.
“Kami berharap masyarakat bisa tetap tenang dan tidak terprovokasi. Kami ingin mengajak semua pihak untuk terus menjaga situasi kondusif selama masa kampanye ini,” tambah juru bicara PAMMASE Baso Makkasau.
Pilkada Kabupaten Wajo tahun ini memang berlangsung sengit, dengan dua paslon yang bersaing ketat memperebutkan simpati masyarakat. Namun, insiden-insiden seperti ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya konflik yang lebih besar jika tidak segera ditangani dengan baik.(*)









Tinggalkan Balasan