Sidrap, Okeindonesia.Online — Suasana di Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng (Watsid) terasa hangat, penuh harapan, Sabtu sore, 5 Oktober 2024.

Calon Bupati Sidrap Nomor Urut 3, H. Mashur dan wakilnya H. Nasiyanto (HAMAS NA), mengadakan dialog terbuka di kediaman Bapak Nanno.

Acara yang berlangsung santai itu, menjadi ajang bagi pasangan ini untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, menyerap aspirasi, dan memaparkan program-program unggulan mereka untuk Pilkada Sidrap 2024.

H. Mashur, dengan senyum ramahnya, membuka dialog dengan menyapa warga yang hadir.

“Kami datang bukan hanya untuk berkampanye, tapi untuk mendengarkan dan memahami apa yang menjadi harapan bapak-ibu sekalian,” ucapnya, disambut anggukan dan senyum hangat dari warga.
Kehadiran H. Mashur tampak begitu akrab, seakan berbincang dengan teman lama.

Dalam sesi dialog, H. Mashur memaparkan beberapa program unggulan HAMAS NA yang disiapkan untuk membangun Sidrap lebih baik.

Salah satunya adalah Sidrap Sehat, program yang berfokus pada peningkatan akses kesehatan bagi semua warga.

“Kami akan memastikan bahwa fasilitas kesehatan lebih merata, tidak hanya di pusat kota, tetapi hingga pelosok desa, semua akan dilayani tanpa membebani masyarakat,” tegas H. Mashur.

Tidak hanya di sektor kesehatan, HAMAS NA juga berkomitmen pada pendidikan dengan program Sidrap Pintar.
“Pendidikan adalah fondasi masa depan anak-anak kita. Kami akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan memfasilitasi pelatihan guru, serta memberikan beasiswa bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

H. Mashur juga menyampaikan pentingnya membangun moral dan etika masyarakat Sidrap melalui program Sidrap Berakhlak.

“Kami ingin Sidrap tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga secara mental. Dengan pendidikan karakter yang kuat, kita bisa membangun generasi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab,” katanya.

Selain itu, H. Mashur menyinggung persoalan yang sangat relevan bagi para petani, yakni kuota pupuk.

Program Peningkatan Kuota Pupuk Petani yang diusungnya akan menjamin ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau.