Mataram NTB Okeindonesia.com- Pada tanggal 30 Juni hingga 3 Juli 2024, di Hotel Puri Indah, Mataram NTB, telah berlangsung acara bimbingan teknis yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam terkait pengelolaan keuangan desa berbasis Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) serta peningkatan pengetahuan teknologi tepat guna pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait dari sejumlah desa di Kabupaten Wajo
Titing Heriyani, selaku ketua pelaksana bimtek, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kegiatan ini bisa terlaksana
walaupun ada kendala tapi kami dapat melewati dengan hati yang tulus dan ikhlas. Ucapan terima kasih kepada Pj. Bupati, Kadis PMD, Ketua Apdesi Kabupaten, Ketua Apdesi Kecamatan.
Doakan kami acara ini bisa sukses dan berjalan lancar dan kembali ke Wajo dengan selamat.

Kurniawan pembawa materi dari Dinas BMD Provinsi Nusa Tenggara Barat juga memberikan penjelasan terkait kegiatan pengolahan aset desa berbasis aplikasi Sipades. Sebagai penggerak swadaya masyarakat, Kurniawan telah terlibat dalam pelatihan P3 PDI yang bersertifikasi nasional sebelumnya.
Aplikasi Sipades merupakan aplikasi berbasis website yang sedang didorong oleh Kementerian Dalam Negeri untuk penataan dan pengelolaan aset desa secara digital. Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dari pengelolaan aset desa yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, proses penginputan materi seperti RPJM, RKP, dan APBDes menjadi lebih efisien dan terintegrasi dengan perencanaan dan pengadaan barang.
Kurniawan menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi ini sangat mudah, hanya dengan melakukan beberapa klik atau memilih item yang tersedia. Prosesnya meliputi perencanaan, pengadaan barang, penatausahaan, pengamanan, hingga penggunaan barang. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan laporan yang berkualitas dan terintegrasi, mencakup semua aset desa mulai dari tanah, barang, hingga kendaraan.
Dengan adanya acara bimbingan teknis dan peningkatan pengetahuan teknologi ini, diharapkan para peserta dapat lebih memahami dan menerapkan sistem keuangan desa yang efektif serta teknologi tepat guna untuk pengelolaan aset desa secara lebih efisien dan transparan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan desa-desa di Kabupaten Wajo.









Tinggalkan Balasan